Salah satu komponen terpenting dari peralatan pengangkat adalah tali kawat baja, yang menentukan keamanan seluruh proses saat mengangkat barang. Tali kawat baja berkualitas tinggi dapat meningkatkan faktor keamanan peralatan pengangkat, sementara tali berkualitas rendah dapat menimbulkan bahaya keselamatan. Tali kawat baja sebagian besar terbuat dari baja karbon berkualitas tinggi dan melalui berbagai proses penarikan dingin serta perlakuan panas untuk mencapai kekuatan tinggi. Untuk lokasi kerja di lingkungan lembap atau terbuka, tali kawat baja yang terbuat dari kawat baja galvanis dapat digunakan untuk meningkatkan ketahanannya terhadap karat.

Tali kawat baja merupakan produk standar, dan spesifikasi berbeda seperti diameter, jumlah untai, jumlah kawat per untai, kekuatan tarik, serta faktor keamanan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan penggunaan. Informasi ini biasanya dapat ditemukan dalam buku petunjuk yang relevan. Selain ausnya kawat baja bagian luar, tali kawat baja utamanya putus akibat retakan kelelahan yang disebabkan oleh lenturan berulang. Oleh karena itu, faktor penting yang menentukan umur pakai tali kawat baja adalah rasio antara diameter pulley atau drum dengan diameter tali kawat baja. Rasio yang lebih besar, artinya tegangan lenturan pada kawat lebih rendah, akan menghasilkan umur pakai yang lebih panjang, tetapi juga membuat struktur menjadi lebih besar. Oleh karena itu, rasio yang tepat harus ditentukan berdasarkan aplikasi. Tali kawat baja harus segera dibuang jika aus permukaan, korosi, dan jumlah kawat yang putus per putaran melebihi nilai yang ditentukan. Tali kawat baja terutama digunakan dalam aplikasi transportasi yang memerlukan tali berkekuatan tinggi, seperti pengangkatan dan penarikan.